Tabloid WASPADA POS MAKASSAR

WAHANA SOSIAL PENCERAH DEMOKRASI - Lebih Akurat Dan Berimbang

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

WASPADA ... WASPADA... WASPADALAH...!!!

Ingat...!!! KEJAHATAN Selalu Mengintip Anda.... WASPADA...WASPADA...WASPADALAH...!!!

Bersama Menuju INDONESIA Yang Lebih Baik... Bebas KKN

Wahai Rakyat Indonesia ....., Mari Bersama Menuju Indonesia Yang Lebih Cemerlang.... "PERANGI KOLUSI...KORUPSI...NEPOTISME"

Kamis, 19 Januari 2012

TOGEL KIAN SUBUR .....SALAH SIAPA...?


 
Maraknya togel di masyarakat bawah sebuah cermin dari gagalnya upaya membangun rasionalitas di publik.
ini merupakan sebuah fakta nyata yang semakin menguatkan indikasi ketidak seriusan para aparat terkait menanggulangi penyakit masyarakat yang kian tumbuh subur bak jamur dimusim hujan.

LALU... apakah fenomena semacam ini tetap akan menjadi sebuah bingkai hitam bagi para penegak aturan dinegeri ini...???, atau sebuah fakta lemahnya kultur masyarakat menyaksikan hal yang irasionil. Sekali lagi harapan masyarakat, agar aparat penegak hukum bisa menangani peredaran judi togel ini ataupun bentuk judi lain.

Meski telah banyak para pelaku atau bandar togel yang sudah tertangkap aparat, namun perkembangannya tetap saja kian subur merambah seluruh lapisan masyarakat. Bahkan begitu mudahnya untuk kita jumpai berbagai fakta dan bukti togel ini. dari bahasa warung kopi sampai keberbagai situs-situs internet penyedia layanan informasi tentang togel.

Pertanyaannya, telah seriuskah para aparat kita menanggulangi praktek judi togel alias kupon putih ini...???. Siapakah yang salah dalam hal ini, apakah ini bentuk kurangnya kesadaran dan rasionalitas masyarakat...???. (joen) Sumber : Dikutip dari WASPADA POS Versi Cetak Edisi 100




PRODUKSI PADI BENTENG JAMPEA CAPAI 12,96 TON / HEKTAR


CAPAI 12,96 TON/HEKTAR, INDIKATOR KEBERHASILAN SEKTOR PERTANIAN SELAYAR


Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab bersama Komandan Kodim 1415 Selayar Koordinator Kapten Inf. Abdullah

Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab, Ketua DPRD Selayar   Hasanuddin Chaer, Para Anggota Muspida,  Wakil Ketua Pengadilan Negeri Selayar Andrey Sigit Yanuar SH. Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Kepulauan Selayar diwakili Sekretarisnya Ir. Makkawaru dan Camat Pasimasumggu Drs. Ahmad Saepuddin MM. melakukan Panen  Raya di Dusun Dodak Desa Massungke Kecamatan Pasimasunggu Kabupaten Kepulauan Selayar.
Sesaat sebelum panen raya Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab dalam sambutannya mengatakan bahwa  apa yang kita capai hari ini merupakan hasil yang sangat maksimal mencapai 12,96 Ton perhektar. Ini merupakan sejarah baru yang patut dicatat bagi masyarakat  Dusun Dodak Desa Massungke Kecamatan Pasimasunggu Kabupaten Kepulauan Selayar. Kalau kita bersungguh sungguh yang diiringi  kerja keras maka hasilnya juga maksimal.
Dikatakannya Ini adalah merupakan  percontohan bagi masyarakat Benteng Jampea. Kalau caranya benar maksudnya dalam  pengelolaan sawah mulai dari Pengadaan bibit unggul, pemberian pupuk, pemanfaatan tehnologi serta pemberian  obat - obatan hasinya akan seperti ini.
Olehnya itu cara ini dapat diaplikasikan kepada petani yang lain. Diskusikan dan minta penjelasan dari petugas penyuluh. Muda – mudahan untuk musim tanam yang akan datang hasilnya dapat seperti ini. Pinta Bupati Selayar.
Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab mengemukakan kalau di daerah lain mengalami musim kering gagal panen  ( Puso )  di daerah kita bahkan panen raya. Rahmat bagi masyarakat Benteng Jampea. Sebelum berakhir masa jabatan Saya semua sarana dan prasarana pengairan dapat tuntas. Bupati meminta agar hasil produksi padi dapat didistribusikan di lima kecamatan kepulauan sehingga masayarakat mudah  mencari beras dengan kualitas yang lebih baik.. Olehnya itu Bupati akan merencanakan membangun lumbung beras di tiap kecamatan kepulauan.
Membuka Percetakan sawah baru karena ini merupakan program prioritas bagi Departemen Pertanian Republik Indonesia.
Atas nama Komandan Kodim 1415 Selayar Koordinator Kapten Inf. Abdullah dalam laporanya mengatakan pelaksanaan kegiatan Dem Parm tanaman padi sawah kerjasama Pemerintah Kabupatn
Kepulauan Selayar dengan Kodim 1415 Selayar  sangat berhasil Untuk itu Para  petani dapat mengaplikasikan dalam rangka
peningkatan pendapatan dan kesejahteraannya.
Berdasarkan  hasil ubinan bersama dengan petugas Tehnis Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Selayar dan PPL diperoleh produktifitas Gabah Kering Padi ( GKP) 12,96 Ton / Ha Untuk Gabah Kering Giling 11,21 Ton /
Ha  Beras 7,0 Ton/Ha. Dari hasil produksi tersebut diatas maka total produksi Dem Parm seluas 10 Ha sebanyak GKP 129,6
Ton/, GKG 112,1 Ton Beras 70 Ton.
Setelah masyarakat menyaksikan proses pelaksanaan Dem Parm serta hasil yang diperoleh pada umumnya masyarakat berminat untuk mengaplikasikan pada musim tanam yang akan datang. (Hum/Mul)
Sumber : Dikutip dari WASPADA POS Versi Cetak Edisi 100

TAKABONERATE GARDA TERDEPAN PEMBANGUNAN SEKTOR PARIWISATA

Gubernur Propinsi Sulawesi Selatan Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH. MSi. MH tiba di Desa Jinato Kecamatan Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar, dengan menggunakan fasilitas Helikopter di dampingi Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab,  Kapolda SulSelBar Irjen Pol. Drs. H. Wainal Usman, MM dalam rangka menghadiri acara puncak Event Takabonerate Island Expedition III 2011.
Event Takabonerate Island Expedition III 2011 merupakan program strategis Pemerintah Sulsel yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Selatan. Dipilihnya Takabonerate sebagai pioneer pengembangan obyek wisata bawah laut SulSel di dasari oleh keistimewaan potensi bawah laut kawasan tersebut yang merupakan karan atol terbesar ketiga di dunia. Demikian diungkapkan Syahrul Yasin Limpo saat menyampaikan sambutannya di lapangan Gelora Bersatu Jinato.
Menurut Gubernur Sulsel ,Masyarakat yang hidup di sekitar kawasan Takabonerate tidak tertutup kemungkinan suatu saat  akan menjadi garda terdepan dalam pembangunan Sulawesi Selatan khususnya di sektor pariwisata.
Untuk itu, Syahrul Yasin Limpo, mengajak semua setkholder untuk senantiasa menjaga kelestarian biota bawah laut Takabonerate sebagai sebuah daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke kawasan tersebut. Syahrul Yasin Limpo mengingatkan bahwa Takabonerate Island Expedition 201, bukanlah merupakan tujuan yang ingin di capai, tapi merupakan momentum yang diciptakan untuk memperkuat tekad menjadikan kawasan Takabonerate sebagai sebuah obyek wisata bawah laut yang di minati oleh banyak wisatawan mancanegara, terbukti 29 tourits yang hadir di pincak acara TIE tiga di Desa Jinato.
Pada kesempatan tersebut Gubernur SulSel Syahrul Yasin Limpo meresmikan fasilitas pelabuhan laut Kayuadi dan Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayarserta menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat antara lain, bantuan sertifikat  Prona dan Sertifikat Nelayan serta bantuan peralatan lainnya.
Bupati Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab, dalam laporannya mengatakan potensi, keunggulan serta peluang yang ada di Kabupaten Kepulauan Selayar belum terkelola secara  optimal. Untuk itu perlu mendapat perhatian khusus pembenahan bersama dengan para pihak terkait dalam menata pengembangan lebih lanjut. Diantaranya usaha pariwisata yang telah berkembang oleh PT. Selayar Dive Resort dipantai timur dan PT. Selayar Island Resort di pantai Baloiya telah banyak menerima tamu dan kunjungan.  Untuk dapat memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat dan daerah, perlu dirumuskan regulasi kewajiban Corporate Social Responsibility, kewajiban membangun mata rantai usaha yang melibatkan masyarakat dengan dukungan tenaga ahli.
Syahrir Wahab menjelaskan, kegiatan pokok pada event Takabonerate Island Expedition III  adalah Lomba mancing Profesional dan Tradisional diikuti sebanyak 51 tim. Untuk lomba mancing professional Tim Wira dari Kecamatan Bontoharu berhasil meraih juara pertama dengan hasil tangkapan ikan spesies Giant Trevaly dengan berat 36 kg. Sedangkan untuk pemancing tradisional juara pertama di raih oleh Tim Ruby Sniper dari Kecamatan Benteng, dengan spesies ikan Kerapu Lodi/super dengan berat 10,1 kg. Sedangkan  Lomba Diving di ikuti 107 peserta dari Jakarta, Propinsi Sulawesi Utara, Selawesi Tenggara, Sulawesi barat dan Sulawesi Selatan yang di koordinir Pengprov POSSI Sulsel. Untuk lomba foto Grafer bawah laut di ikuti oleh 26 orang peserta dari Makassar. Sementara untuk kegiatan tambahan dalam memeriahkan Taka Bonerate Island Expedition III juga disuguhkan dengan lomba parade Joloro Hias, atraksi Kebudayaan Lokal, lomba dayung dan Volly pantai serta pagelarang seni dan budaya seperti Pangngaru, Pamanca serta atraksi lainnya.
Pada Event ini juga hadir dua puluh sembilan Tourits dari sejumlah negara dan mereka kagum atas keindahan laut Taman Nasional Laut  Takabonerate setelah melakukan diving dan snorkling di Pulau Tinabo Desa Jinato Kecamatan Taka Bonerate. (Hum/Mul)

PENASARAN..., Ingin Tahu Apa yang Dirasa Wanita Saat Orgasme?

Penasarankah anda tentang perasaan yang dialami seorang wanita saat orgasme....???. Nahh... kali ini mari kita amati lewat arikel berikut tentang Sebuah penelitian yang dilakukan sekelompok ilmuwan menyebutkan, orgasme hampir mempengaruhi keseluruhan otak dan tubuh wanita. Benarkah?
Penelitian yang dilakukan di Universitas Rutgers, Amerika Serikat menemukan, saat mencapai puncak gairah seksual, sistem saraf wanita akan berubah sehingga tak merasakan sakit apapun, melainkan kesenangan.

Orgasme mempengaruhi hingga 30 bagian berbeda dari otak wanita, termasuk yang bertanggung jawab untuk emosi, sentuhan, kepuasan, dan memori.

Seperti dikutip dari Dailymail, peneliti meminta delapan wanita merangsang diri sendiri di bawah pindai MRI yang umum digunakan untuk mendeteksi tumor otak.

Kebanyakan wanita membutuhkan waktu kurang dari lima menit untuk mencapai orgasme, meskipun sebagian lainnya membutuhkan waktu hingga 20 menit.
Selama itu, pindai MRI mengambil gambar otak setiap dua detik untuk menunjukkan bagian otak yang paling aktif selama orgasme. Para ilmuwan menemukan, dua menit sebelum orgasme, pusat otak pengontrol kepuasan yang berkaitan dengan makan dan minum diaktifkan.

Segera sebelum mereka mencapai klimaks, bagian otak lain terpengaruh seperti korteks sensorik yang menerima 'sentuhan', lalu menyebarkannya lewat thalamus ke seluruh bagian tubuh.
Bagian akhir dari otak akan diaktifkan adalah hipotalamus, atau bagian otak yang mengatur suhu, rasa lapar, haus dan kelelahan. Di saat yang sama bagian otak yang aktif adalah pengatur emosi.

"Pada wanita, orgasme menghasilkan respon yang sangat luas di otak dan tubuh," ujar Barry Komisaruk dari Universitas Rutgers.
"Beberapa wanita mengangkat tangan mereka beberapa kali setiap sesi, dan seringkali hanya berselang beberapa detik."
Studi ini membuktikan wanita cenderung mencapai orgasme lebih lama dan dapat mengalami pergantian cepat. Seorang wanita rata-rata mencapai orgasme selama 10-15 detik. Sementara seorang pria diperkirakan hanya enam detik.
======================================================

KUNJUNGAN PERWAKILAN UNICEF INDONESIA KE DESA BONTO KASSI KAB. TAKALAR


HARI JADI KE-406 SELAYAR DIHADIRI GUBERNUR SULSEL


HARI JADI KE-406 SELAYAR DIHADIRI GUBERNUR SULSEL

Dalam kurun waktu sepekan terakhir Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH. MSi. MH berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Selayar. 21 Nopember lalu Syahrul Yasin Limpo menghadiri Event Takabonerate Island Expedition III di Desa Jinato Kecamatan Takabonerate, Ia juga menghadiri acara Puncak hari jadi ke- 406 Selayar. Selain itu hadir juga Ketua DPRD Sulawesi Selatan H. Moh. Roem, SH. M.Si bersama anggota Komisi VI DPR RI Emil Abeng, Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, Ketua DPRD Hasanuddin Chaer, BA Sekkab H. Zainuddin, SH.,MH, Para unsur muspida serta sejumlah undangan lainnya.

Minggu, 20 November 2011

INDONESIA MELAJU KE FINAL



Duel panas antara Indonesia VS Vietnam akhirnya membawa TIM Garuda Muda kefinal setelah Patrich Wanggai mengakhiri kebuntuan Garuda Muda. Melalui aksi tembakan bebas, tendangan kaki kiri Wanggai merobek jala gawang Vietnam yang dikawal Tran Buu Ngoc pada menit ke-61 yang merupakan partai puncak pada hari senin 21 November mendatang. Sementara Di partai puncak tersebut, Malaysia telah menunggu setelah sebelumnya sukses mengalahkan Myanmar dengan skor tipis 1-0.
Keberhasilan Garuda Muda mencapai final di SEA Games XXVI menjadi hal yang luar biasa. Ini menjadi final pertama sejak 1997 lalu. Dan kali ini pun Garuda Muda Indonesia diharapkan mampu menumbangkan "musuh bebuyutannya" pada partai mendatang.

Selasa, 18 Oktober 2011

UNICEF PERWAKILAN INDONESIA ADAKAN KUNKER DI TAKALAR

Di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sepanjang 2010, kematian bayi baru lahir mencapai kurang lebih 17,3 bayi per 1.000 kelahiran atau meninggal sebelum usia 28 hari. Dua per tiga kematian terjadi pada minggu pertama kehidupannya dan satu dari empat ibu melahirkan tanpa didampingi tenaga kesehatan terlatih.

Syahrul Resmikan Launching Aerial Seending di Kabupaten Bone

Gubernur Sulsel bersama Bupati Bone memegang Bibit
Menurut sejumlah pakar, keuntungan aerial seending (penaburan bibit dari udara menggunakan helikopter) jauh lebih efektif, baik dari segi penggunaan dana, luas wilayah yang dapat terjangkau pembibitan, serta tingkat kemungkinan hidup bibit yang mencapain 40%. Hal inipun memungkinkan “Kemampuan merehabilitasi lahan yang luas dalam waktu yang relatif lebih singkat serta menjangkau wilayah yang sulit dilakukan secara manual.  Sebagai gambaran singkat, luas lahan kritis seluruh Sulsel, mencapai 682.784 hektare, dengan sebaran, 369.956 hektare berada di dalam kawasan hutan dan 312.828 hektare di luar kawasan hutan.

Kamis, 06 Oktober 2011

Terkait Mandeknya Sejumlah Kasus Korupsi, LSM Soroti Kejaksaan


Ibarat bola liar yang menggelinding tanpa arah dan terpantul kesana sini. Mungkin seperti inilah gambaran yang dapat kita petik dari berbagai kasus yang saat ini menerpa. Sejumlah kasus-kasus itu hanya menitipkan kesan ketidakmampuan instansi terkait menagani persoalan tersebut.

 

WASPADA NUSANTARA